Cara Beternak Burung Kacer Agar Cepat Kawin dan Bertelur

2 min read

cara ternak burung kacer

Beternak kacer memang membutuhkan cara yang tepat untuk melakukannya, karena kalau tidak dilakukan dengan ilmu yang mumpuni yang ada burung malah tidak mau kawin dan tidak bertelur.

Bagi seorang yang sudah lama beternak kacer memang akan mudah untuk melakukannya, tinggal memilih indukan jantan dan betina dan mempersiapkan segala halnya, maka beternakpun bisa berjalan seperti yang di harapkan.

Namun, berbeda halnya bagi seorang pemula yang ingin belajar beternak, maka bukan membutuhkan pengetahun tentang memilih indukan dan mempersiapkan hal lainnya.

Cukup banyak para kacermania yang berhasil untuk beternak dan ada juga sebagian lainnya yang justru gagal dalam beternak.

Dan biasanya keggagalan dalam beternak biasanya dalam hal melakukan beternak ada beberapa kesalahan yang sangat perlu untuk di ketahui yang masih belajar, ya seperti pemula kita-kita ini.

Penyebab Gagal Beternak Kacer

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang pembahasan beternak kacer, ada beberapa hal penting lainnya yang perlu untuk di ketahui tentang penyebab gagal, dimana kegagalan tersebut bisa di tendai pada proses pemilihan indukan seperti burung tidak mau berjodoh, burung tidak mau kawin, burung kacer saling melukai dan lain sebagainya.

Bagi rekan-rekan yang belum mengetahui dalam hal membedakan jantan dan betina kacer, maka bisa melihat di artikel lainnya , Lihat : Cara Membedakan kacer jantan dan betina  dan bagi Yang belum mengetahui tentang cara menjodohkannya, bisa membaca panduannya, Lihat : Cara menjodohkan Burung kacer.

Jika belum mengetahui tentang cara menjodohkannya, maka bisa membaca penjelasannya pada link di atas, karena proses penjodohan kacer merupakan hal penting untuk di perhatikan, sehingga burung nantinya ketika burung sudah berjodoh akan mudah untuk di ternakan.

  • Jangan simpan burung kacer di tempat yang terlalu panas, karena bisa membuatnya menjadi tidak nyaman. Sedangkan untuk ciri-c-ri kacer yang kepanasan adalah, dimana burung sering mandi, minum dan membuka mulutnya
  • Simpan kandang ternak kacer ditempat yang nyaman dan jauhkan dari tempat yang terlalu ramai, karena dapat mengganggu proses produksinya
  • Pada saat burung kacer betina megerami telurnya, sebaiknya jantan dalam keadaan tidak birahi, karena dapat mengganggu betina. Jika kacer jantan birahi, maka kurangi saja pakan ekstrafoodingnya
  • Pada saat burung sedang di jodohkan dan pada saat telurnya sudah menetas, maka sebaiknya kualitas pakannya di tingkatkan, jika perlu berikan suplemen untuk nutrisi tambahannya
  • Burung terlalu birahi, bisa salah satu atau keduanya, sehingga burung terlalu agresif dan menjadi saling melukai
  • Burung kekurangan birahi dari asupan pakan Ekstrafooding yang kurang, atau bisa jadi dari umur indukan kacer yang belum matang

Cara Ternak Burung Kacer Agar Cepat Kawin

Selain dengan megetahui tentang penyebab gagal beternak kacer, maka agar proses beternak berjalan dengan lancar, maka berikut adalah faktor pendukung lainnya yang harus di persiapkan.

  1. Memilih Indukan

Hal yang pertama untuk memilih indukan adalah dengan memilih indukan jantan dan betina yang sudah dewasa dan matang birahinya, dan biasnya sekitar umur 1 tahun keatas, kacer jantan dan betina sudah siap di kawinkan.

Namun, perhatikan juga burung tersebut sudah jinak atau belum, karena kalau masih belum jinak, maka akan terhambat proses beternaknya, dan biasanya burung yang belum jinak akan mudah stres.

  1. Kandang Ternak Burung Kacer

kandang kotak ternak kacer

Untuk memilih kandang kacer itu kembali ke rekan-rekan kacermania, entah itu lebih memilih kandang gantung, kandang yang terbuat dari dinding rumah, kandang besi atau kandang lainnya. Yang penting sesuai dengan kebutuhannya.

Namun, yang penting dalam kandang ternak tersebut dilengkapi dengan berbagai macam faktor kebutuhannya, seperti glodok, bahan untuk membuat sarang, tangkringan, pakan, minum dan lainnya sebagainya.

  1. Perawatan Anakan Setelah Menetas

Biasanya , burung kacer akan menghasilkan 3 buah telur yang di erami selama 14 hingga menetas, dan setelah menetas, biarkan anakan kacer di asuh sama indukannya.

Dan jika rekan-rekan ingin memisahkan anakan kacer, pisahkan anakannya ketika sudah berumur 15 hari, dan berikan pakan khusus untuk piyik kacer, dan selanjutnya latih berikan pakan agar mau mengkonsumsi Voer dan kroto.

Nah, demikianlah ulasan kali ini kami bahas untuk membantu kacermania yang ingin menernakannya, sehingga mendapatkan hasil yang seperti di inginkan.